Lawan Kekerasan Berbasis Gender! #AksiNyata #LawanKekerasanBerbasisGender
Hallo Sahabat Karakter!! Pernah ga sih denger kalimat
ini?
“Kamu
itu perempuan tugas kamu itu ngurus rumah tangga!!”
“Kamu
itu perempuan harus nurut apa kata laki-laki!!”
“Lo itu
cewek gak pantes lo jadi pemimpin!”
“Lo
itu cewek nurut dikit kenapa sih?!”
Dan lontaran lontaran kata yang lain yang pernah kalian
denger dari media atau bahkan dari kehidupan sekitar kalian? Atau bahkan kalian
mengalami hal tersebut?.
Kalian pasti berpikir kenapa sih harus perempuan yang mengalami itu? Emang beda nya apa
laki-laki sama perempuan? Perempuan juga berhak dong asalkan mereka mampu?! Dan masih banyak lagi pertanyaan
pertanyaan yang bersarang di pikiran kita.
Tau ga sih guys, ucapan kalimat di atas bisa termasuk
dalam Kekerasan Berbasis Gender loh!.
Iya, dengan kalimat itu bisa mempengaruhi psikis mereka bahkan ada beberapa
yang melibatkan fisik, dua – dua nya sama sama berbahaya loh guys, karena fisik
bisa menimbulkan luka fisik atau lebih parah cacat dan psikis bisa menyebabkan
mereka memiliki gangguan mental.
Apalagi sekarang Dunia mengalami masa Pandemic, semua
orang harus melakukan pekerjaan dari rumah (WFH/SFH) yang ternyata ini malah memicu
meningkatnya kekerasan berbasis gender. Data dari KOMNAS Perempuan menyebutkan
kekerasan berbasis gender di Indonesia meningkat 63% selama pandemi covid-19.
Bisa kalian bayangin orang orang yang biasanya melakukan kegiatan sebelum
pandemi pasti lebih berpotensi mendapat kekerasan kan? Karena mereka melakukan
kegiatan di luar rumah, tapi ternyata selama covid-19 malah meningkat dan perlu
kalian garis bawahi kekerasan ini tuh bisa lewat online, dunia maya.
Terus kita harus gimana dong? Sedangkan setiap hari kita harus menggunakan gadget untuk
keperluan sekolah atau pekerjaan. Nah, itu dia masalahnya gadget memiliki peran
penting dalam sekolah dan pekerjaan tapi juga memberikan dampak yang tidak
baik, kekerasan ini contohnya. Apalagi korban kekerasan berbasis gender ini kebanyakan
dari kaum perempuan guys dan tidak menutup kemungkinan laki-laki bisa mendapat
kekerasan. Jadi sepertinya kesetaraan gender di Indonesia masih belum dipandang
serius oleh beberapa orang.
Dengan maraknya kekerasan ini apalagi melalui media
sosial diharapkan semua pihak tetap waspada terutama perempuan dalam
menggunakan sosmed. Dan untuk laki – laki bisa lebih menghargai perempuan,
karena bagaimana pun seorang ibu adalah perempuan dan pasti kalian nantinya
akan memiliki seorang anak, pasti kalian tidak ingin kan, anak perempuan kalian mengalami kekerasan ini, so dalam hal ini lebih ditingkatkan
saling menghargai dan ,melindungi terhadap sesama ya guys!.
Jika kalian mengalami hal seperti ini sebaiknya kalian
melapor kepada orang tua atau bahkan kepada guru atau dosen kalian, bahkan
lebih baik melapor kepada pihak yang berwajib agar kekerasan seperti itu tidak
merajalela. So, kalau tidak dari diri
kita yang mencegah siapa lagi, kalo tidak dari sekarang kapan lagi? Sebelum
terlambat ya kan. ^^
Ayo Guys kita pasti bisa memerangi Kekerasan Berbasis
Gender ini!.


Semangat para perempuan masa depan
BalasHapusterimakasih π Semangat!
HapusWoahh mantappp perempuann
BalasHapusSemangat Perempuan Indonesiaπ
Hapus