CORETANKU. Keluarga. Sahabat. Yogyakarta dan Anak Kambing 😂🐏



PAS.

Tidak pahit dan tidak manis.

Ketika aku menyesap kopi buatanku lima belas menit yang lalu. Sengaja memang. Aku lebih suka kopi yang hangat daripada panas. Meminumnya sembari memakan roti yang tempo hari ku beli dengan sahabat ku di salah satu supermarket tidak jauh dari kos ku.  
Minum kopi untuk sebagian mereka yang cewek mungkin akan menghindari. Hal itu tidak berlaku bagiku. Entah itu bisa dikatakan kelebihan atau kekurangan. Aku menyukai kopi, itu yang ku tau.

Suasana yang tenang dan sepi ketika jam di laptop ku menunjukkan pukul 0:49 di rumah yang kutempati seorang diri. Sebenarnya tidak bisa dikatakan seorang diri ada 3 orang lagi yang seharusnya disini. Namun, mereka sedang pulang kerumah masing masing karena liburan semester telah menghampiri.

Hari ini, 15 Januari 2020.

Sebagai informasi saja. Dan memastikan bahwa aku masih mengingat dengan baik. Bukan, jangan berfikiran yang aneh-aneh aku masih sama seperti kalian masih bernafas dengan normal walau kadang tingkah laku dan pikiranku yang abnormal. Hanya saja aku suka lupa tanggal dan hari ketika liburan. 

Entah kenapa aku sedang ingin menulis menulis apa saja yang ingin ku tulis. Ada beberapa hal yang ingin ku sampaikan.

Pertama, 
Sahabatku sejak SMA sedang berulang tahun. Happy birthday Kucat. Siska Wahyu Utami. Teman seperjuangan ketika aku harus mengulang SBMPTN tahun lalu di salah satu kota impianku. Yogyakarta. Belum genap dua tahun. Tepatnya tahun pertengahan tahun 2018. Aku dan dia (Siska) berniat untuk mengulang tes SBMPTN di sana. Pembalasan tahun sebelumnya yang ditolak PTN impian. PAYAH. Hingga akhirnya kami berdua kabur ke salah satu kota kecil di Jawa Tengah. Magelang. Menyusul sahabat kami yang ada disana juga HAHA.

Namun pembalasan itu tak berhasil dan akhirnya aku berada disini sekarang, Semarang. Kota yang sebelumnya tidak ada di wishlistku. Tapi kota yang sangat di inginkan kedua orang tuaku untuk aku mencari ilmu. Simple alasannya. Karena kakak ku yang dulu di Semarang. Tapi ya sudahlah aku disini sekarang. Menjalani hidup sebagai mahasiswi, part time, organisasi dan sebagainya. Dan aku menyukai.  

Siska? 
Tenang dia sudah memilih Ibu Kota sebagai pilihan, Jakarta. Dekat dengan  Ibu, dan sahabat kecilnya. Sekali lagi selamat ulang tahun KUCAT.

Itu hal pertama yang ingin ku sampaikan.

Kedua, 
hari ini 15 Januari 2020. Sahabat sekaligus Sepupu yang ada di Magelang. Kucang. Dewi Inda Musni, lebih tua setahun dari ku. Mahasiswi yang sebentar lagi semester 6 akan pergi berlibur ke Yogyakarta. Lagi. Kota itu. Entah ada apa dengan kota itu, namun aku juga sangat menyukai. Oh ingatkan pula aku untuk membangunkannya nanti. Dasar. Dia yang mau pergi aku yang repot membangunkannya. Karena pagi buta nanti akan berangkat. Tapi tak apa, sudah tidak heran lagi. Karena dalam persahabatan kami sering seperti itu HAHAHA. Siapa yang mau pergi. Siapa yang harus bangun dulu. Dia adalah temen main dari main masak masak. sampai sekarang ga bisa juga. temen SD. SMP. SMA. dan teman satu kamar kos di SMA. tapi kami ga pernah satu kelas. kecuali ketika SD. 

Itu hal kedua yang ingin kusampikan.

Ketiga.

banyak kah? Tidak, jangan berpikir dulu seperti itu. Tidak banyak kok. Hanya beberapa saja yang ingin ku sampaikan. Tidak sampai membuat kalian bosan. Karena mendengar eh maksudnya membaca ini.

Oke ku ulangi,

Ketiga,

Beberapa hari lalu, sahabat ku, Kubet. Kuda Betina. Tri setyani. Salah satu mahasiswi IPB, telah pulang dari Yogyakarta. Lagi, dan lagi. Kota itu. Jangan capek mendengarnya. Tentu saja. Aku sudah tidak bisa berkata lagi, kenapa kota itu?. Kan aku juga mau kesana. Ya, walaupun sudah beberapa kali kesana. Dan sudah berkali – kali lewat. Ingat hanya lewat saja.

Sahabat ku yang satu ini, juga lebih tua setahun dariku. Oh bukan, belum genap setahun, tapi tahun lahirnya lebih dulu. WKWK. Dia yang paling sering bawakan makanan ketika aku dan Kucang (Dewi) tinggal di kos semasa SMA dulu. Dan markas paling enak untuk ngumpul. Selain banyak makanan juga bisa tidur dan nonton TV sepuasnya.

Sudah jangan bahas lagi. Aku jadi rindu pentol buatan Mimi nya. Karena suka ngasih makan pentol dan es lilin enak deh.

Itu hal ketiga yang ingin kusampaikan.

Keempat,

Untuk Pepes dan Pantat. Maksudku Pepes Pindang. Dwi Rahayu. Sahabatku yang ada di Bojonegoro, semoga nanti ke Pare nya lancar. Untuk Pantat Kambing. Eka Warmi Yanti. Juga.

Ntat. Lu di Semarang juga. Tapi ga pernah maen. Dasar Pantat. Bolak balik ke Blora lagi. Ga ngajak ngajak. HUUU.

Dan terakhir gue .

Maksudny aku, kalian pasti heran untuk kali ini gue, eh aku sedang ingin menceritakan saja apa yang aku ingin sampaikan. Sudah ku jelaskan di awal bukan.

Aku masih di sini. Di Semarang. Sendiri di rumah ini. Tenang, aku tidak se-menyedihkan itu. Aku masih bisa napas, makan, pergi keluar dan sebagainya. Tapi aku rindu juga. Sama Bapak dan Ibu. Nanti aku pulang. Iya. Pulang.

Rindu ponakan yang sekarang nakalnya ga ketulungan. Dan rindu adik adik ku. Ady Sukamto, adik ku cowok, ketika aku pulang malah dikira aku adiknya di karenakan tinggi badan terlewat jauh dariku. sekarang kelas 12 disalah satu SMK negeri di Jawa Timur. Tidak terlalu jauh. Justru dekat sekolahnya dibanding sekolah ku dulu. Maklum anak perbatasan. Hehe. Rindu adik ku terakhir, Ririn Handayani. Terakhir diantara kami. Paling cengeng. Paling suka debat sama bapak. Dan ga takut sama sekali. Dan tinggi nya akan menyaingiku. Sekarang kelas 9. Di SMP N 3 Doplang. Tempat sekolah ku. Ah bukan, lebih tepatnya semua saudaraku sekolah di tempat itu. Karena itu yang paling dekat.

Kadang aku tertawa saat ibu cerita bahwa orang mengira, orang tuaku hanya mempunyai dua anak saja. Mungkin karena aku dan kakak ku tidak pernah dirumah. Karena setelah lulus SMP jarang pulang. WKWK. Duh tambah rindu.

Ah kopi yang menemaniku sudah tandas dari tadi.

 Aku heran, dari mana kebiasaan ku suka minum kopi ini, apa mungkin dari kecil aku suka minum kopi atau bagaimana.

Tapi yang jelas aku suka sekali kopi.

Apalagi buatan Bapak. Iya, beliau suka sekali membuatkan ku kopi. Karena tau aku lebih suka kopi, daripada teh. Apa lagi susu putih. Ah tidak mau.

Ah selain rindu mereka keluargaku. Aku juga rindu anak kambing ku. Yang lahirnya sama sepertiku. Bulan Maret. Aku ingat karena setahun lalu. Beberapa hari sebelum aku berangkat ke semarang lagi. Anak kambing ku lahir. HAHA.

Aku jadi ingat. Mereka anak ES CUP. Ah ingat anak Es Cup aku juga ingat kakak tingkat yang dulu pernah tanya. Kenopo Es Cup namane??. WKWK . Woy. Lina. Pida. Cenul. Pino. Jiana. Nurul. Kalian ga pengen nonton entitas lagi kah ?WKWK. kelakuan kalo off. Mojok dikamar nonton film horor.

Mereka paling ngakak kenceng kalau aku bilang anak kambing ku lahir nya sama seperti bulan lahirku.

Oh, tidak hanya itu. Beberapa hari lalu novel ku datang. Yang seharusnya datang ke kosku malah datang kerumah. Itu karena kecerobohanku saat pesan online. Alamat pengiriman menggunakan alamat KTP. Huh dasar aku. Untung saja sampai rumah. Dan belum melihat sama sekali. Hanya lewat foto saja. Karena adik ku memberi tahu bahwa novel ku sudah datang. WKWKW.

Dan kesukaan ku menulis. Itu entah dari siapa. Yang jelas. Aku suka menulis. Iya suka. Ga tau kenapa.

“Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh dikemudian hari”

Pramoedya Ananta Toer







Komentar

Postingan Populer